Menu

 
 
 

Link Luar

Bank Mandiri
Sejarah Perusahaan
 

Sejarah Perusahaan

 
 

Sejarah Singkat

PDAM TIRTA BUMI WIBAWA KOTA SUKABUMI

 

Usaha penyediaan air minum Kota Sukabumi, dimulai pada tahun 1926 yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Pengelolaan air minum dikerjakan menurut tata niaga (Waterleidingbedrjf) yang mana terpisah dari anggaran umum pemerintah daerah (stadsgemente). Situasi ini berlangsung sampai awal perang dunia ke-II (1942) dan pada waktu itu sudah tercatat 1.250 langganan/sambungan.

Pada periode pendudukan jepang (1942-1945), tata laksanapengelolaannya dilaksanakan oleh pemerintah daerah dan termasuk dalam anggaran umum Pemerintah Daerah. Semenjak Kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan yaitu tanggal 17 Agustus 1945, keadaan ini tetap berlangsung dan Perusahaan Daerah Air Minum merupakan salah satu bagian dari Dinas Pekerjaan Umum Kotamadya Sukabumi.

 

Perusahaan Daerah Air Minum Kota Sukabumi adalah sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 03/PD/TH 1975, tanggal 28 Agustus 1975. Dengan diberlakukan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, maka pengaturan Perusahaan Daerah Air Minum Kota Sukabumi diatur dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2002 tentang Perusahaan Daerah Air Minum Kota Sukabumi dengan maksud dan tujuan antara lain :

-       Memberikan pelayanan air bersih

-       Membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah

-       Sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Sukabumi

-       Dengan demikian tampak Perusahaan Daerah Air Minum Kota Sukabumi mempunyai fungsi ganda, yaitu :

1.      Fungsi Sosial

2.      Fungsi Bisnis

 

Setelah dikeluarkan Surat Keputusan (SK) Walikotamadya Daerah Tingkat II Sukabumi, tanggal 31 Agustus 1966 No. 89/kpts/66, maka status tersebut akhirnya dirubah sehingga PDAM merupakan salah satu unit dari Perusahaan Daerah Kotamadya Sukabumi yang pengelolaannya secara administratif masih tetap anggaran umum Pemerintah Daerah. Hal ini dilaksanakan berdasarkan dengan pertimbangan bahwa penerimaan Perusahaan Daerah  Air Minum belum mampu untuk memikul pembiayaannya sendiri.

 

Setelah Pemerintah Pusat (Proyek Ekstensifikasi Rehabilitasi Air Minum) memberikan bantuan berupa penambahan debit air minum dari 35 liter/detik menjadi 135 liter/detik, maka Pemerintah Daerah menyetujui untuk mengusahakan Peraturan Daerah tentang Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai Perusahaan Daerah yang berdiri sendiri dan terlepas dari administrasi anggaran umum Pemerintah Daerah Kotamadya Sukabumi.

 

Dalam Surat Keputusan DPRD Kotamadya Sukabumi tanggal 28 Agustus 1975 No.3/kpts/PD/75 dan sesuai pula dengan diterimanya surat edaran dari Mendagri tanggal 31 Juli 1971 No. EKBANG 8/10/71. Maka secara formil Perusahaan Daerah Air Minum Kotamadya Sukabumi telah menjadi suatu perusahaan yang berdiri sendiri dan berbentuk badan hukum. Dan prosedur tata kerja didasarkan pada pola-pola yang telah ditetapkan oleh Direktorat Teknik Penyehatan Dirjen Cipta Karya Departemen PUTL. Pelaksanaan Administrasi berdasarkan manajemen Perusahaan yang berdiri sendiri, telah dimulai sejak tahun anggaran 1975-1976.